Berita Uttarakhand: Kecerdasan Buatan Sekarang Akan Digunakan Untuk Mencegah Konflik Manusia-gajah
Dehradun

Berita Uttarakhand: Kecerdasan Buatan Sekarang Akan Digunakan Untuk Mencegah Konflik Manusia-gajah

Ringkasan

Dalam seminar yang diadakan di Wildlife Institute of India, ilmuwan satwa liar terkemuka di negara itu menyatakan keprihatinan atas meningkatnya angka konflik manusia-gajah dan menekankan penggunaan kecerdasan buatan.

gambar simbolis
– Foto : Media Sosial

mendengar berita

Kecerdasan buatan juga akan digunakan bersama dengan metode tradisional untuk mencegah konflik manusia-gajah di semua negara bagian yang didominasi gajah termasuk Uttarakhand. Untuk ini, para ilmuwan dari Wildlife Institute serta banyak lembaga lain terlibat dalam pengembangan peralatan tersebut, yang dapat memperingatkan penduduk desa tentang pergerakan gajah dan agresi langsung mereka di desa-desa sekitar Koridor Gajah.

Beberapa hari yang lalu, dalam sebuah seminar yang diadakan di Wildlife Institute of India, ilmuwan satwa liar terkemuka di negara itu menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya angka konflik manusia-gajah dan menekankan penggunaan kecerdasan buatan. Menurutnya, jika pergerakan gajah dan mood gajah bisa dinilai selama itu, maka warga bisa disiagakan. Bersamaan dengan itu, dikatakan bahwa semua aspek Proyek Gajah yang dimulai oleh Kesatuan Kementerian Kehutanan, Lingkungan dan Perubahan Iklim harus dilaksanakan secara ketat.

Peserta seminar adalah Dr Lakshminarayananan, Wildlife Scientist, Elephant Cell, Wildlife Institute of India, dan Dr Bilal Habib, Senior Wildlife Scientist yang bertanggung jawab. Dr. Sandeep Kumar Tiwari, Direktur Bersama, WTI percaya bahwa jika ya, jika konflik manusia-gajah ingin dihentikan, maka kebijakan penggunaan lahan yang ramah gajah harus disiapkan di Cagar Gajah.

300 gajah dan 1401 manusia mati dalam tiga tahun

Jika kita melihat angka, dalam tiga tahun terakhir, di mana 300 gajah mati dalam konflik manusia-gajah di semua negara bagian, 1401 orang tewas dalam serangan gajah. Sementara 115 unggas mati pada tahun 2018-19, 99 pada 2019-20 dan 87 pada 2020-21 telah mati.

Gajah masuk ke daerah berpenduduk karena kekurangan pakan dan air

Menurut para ilmuwan satwa liar, karena kurangnya pakan dan air yang cukup di semua Cagar Alam Gajah dan Cagar Harimau negara itu, gajah beralih ke populasi, akibatnya insiden konflik manusia-gajah juga meningkat. Meskipun banyak cara tradisional yang dilakukan untuk mencegah gajah masuk ke wilayah pemukiman, termasuk pembangunan parit anti gajah, pagar surya, tembok, namun insiden konflik gajah monu tidak berkurang yang menjadi perhatian. .

Ada 60 ribu gajah di seluruh dunia, sekarang 30 ribu di negara ini

Jika kita melihat angkanya, ada sekitar 60 ribu gajah di seluruh dunia saat ini. Jika melihat data sensus yang dilakukan pada tahun 2017 lalu, jumlah gajah di India mencapai 30 ribu ekor. Gajah ditemukan di 22 negara bagian termasuk Uttarakhand, Karnataka, Madhya Pradesh, Gujarat, Andhra Pradesh, Tamil Nadu, Kerala. Sejauh menyangkut negara bagian dengan jumlah gajah terbesar, Karnataka memiliki jumlah gajah terbanyak.

Ekspansi

Kecerdasan buatan juga akan digunakan bersama dengan metode tradisional untuk mencegah konflik manusia-gajah di semua negara bagian yang didominasi gajah termasuk Uttarakhand. Untuk ini, para ilmuwan dari Wildlife Institute serta banyak lembaga lain terlibat dalam pengembangan peralatan tersebut, yang dapat memperingatkan penduduk desa tentang pergerakan gajah dan agresi langsung mereka di desa-desa sekitar Koridor Gajah.

Beberapa hari yang lalu, dalam sebuah seminar yang diadakan di Wildlife Institute of India, ilmuwan satwa liar terkemuka di negara itu menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya angka konflik manusia-gajah dan menekankan penggunaan kecerdasan buatan. Menurutnya, jika pergerakan gajah dan mood gajah bisa dinilai selama itu, maka warga bisa disiagakan. Bersamaan dengan itu, dikatakan bahwa semua aspek Proyek Gajah yang dimulai oleh Kesatuan Kementerian Kehutanan, Lingkungan dan Perubahan Iklim harus dilaksanakan secara ketat.

Peserta seminar adalah Dr Lakshminarayananan, Wildlife Scientist, Elephant Cell, Wildlife Institute of India, dan Dr Bilal Habib, Senior Wildlife Scientist yang bertanggung jawab. Dr. Sandeep Kumar Tiwari, Direktur Bersama, WTI percaya bahwa jika ya, jika konflik manusia-gajah ingin dihentikan, maka kebijakan penggunaan lahan yang ramah gajah harus disiapkan di Cagar Gajah.

300 gajah dan 1401 manusia mati dalam tiga tahun

Jika kita melihat angka, dalam tiga tahun terakhir, di mana 300 gajah mati dalam konflik manusia-gajah di semua negara bagian, 1401 orang tewas dalam serangan gajah. Sementara 115 unggas mati pada tahun 2018-19, 99 pada 2019-20 dan 87 pada 2020-21 telah mati.

Gajah masuk ke daerah berpenduduk karena kekurangan pakan dan air

Menurut para ilmuwan satwa liar, karena kurangnya pakan dan air yang cukup di semua Cagar Alam Gajah dan Cagar Harimau negara itu, gajah beralih ke populasi, akibatnya insiden konflik manusia-gajah juga meningkat. Meskipun banyak cara tradisional yang dilakukan untuk mencegah gajah masuk ke wilayah pemukiman, termasuk pembangunan parit anti gajah, pagar surya, tembok, namun insiden konflik gajah monu tidak berkurang yang menjadi perhatian. .

Ada 60 ribu gajah di seluruh dunia, sekarang 30 ribu di negara ini

Jika kita melihat angkanya, ada sekitar 60 ribu gajah di seluruh dunia saat ini. Jika melihat data sensus yang dilakukan pada tahun 2017 lalu, jumlah gajah di India mencapai 30 ribu ekor. Gajah ditemukan di 22 negara bagian termasuk Uttarakhand, Karnataka, Madhya Pradesh, Gujarat, Andhra Pradesh, Tamil Nadu, Kerala. Sejauh menyangkut negara bagian dengan jumlah gajah terbesar, Karnataka memiliki jumlah gajah terbanyak.

Posted By : keluaran hk hari ini