Fragmen sel yang sakit meledak dari kantong di sel kekebalan untuk mengaktifkan respons – ScienceDaily

Fragmen sel yang sakit meledak dari kantong di sel kekebalan untuk mengaktifkan respons – ScienceDaily


Para peneliti di Francis Crick Institute telah menemukan proses penting tentang bagaimana sistem kekebalan kita mendeteksi tanda-tanda penyakit dan mengaktifkan respons perlindungan. Pemahaman ini dapat meningkatkan upaya untuk menemukan pengobatan imunoterapi yang baru dan efektif untuk penyakit seperti kanker.

Dalam studi mereka, diterbitkan di Imunologi Alam, para ilmuwan menemukan mekanisme di mana sel-sel kekebalan tertentu, yang disebut sel dendritik, menyampaikan sinyal penyakit ke sel-T di sekitarnya.

Jika sebuah sel menjadi kanker atau terinfeksi virus, protein di dalamnya berubah untuk mencerminkan hal ini. Sel dendritik perlu menyajikan protein ini ke sel T untuk memulai respons imun. Tetapi bagaimana mereka dapat melakukan ini jika protein berada di dalam sel lain? Ternyata sel dendritik yang menemukan sel sakit yang sekarat karena infeksi atau kanker menelan potongan sel mati dan menahan bit tersebut di dalam dirinya, di dalam kantong yang disebut fagosom.

Dengan mempelajari proses ini pada sel kekebalan tikus, para peneliti menemukan bahwa untuk menyajikan protein sel mati ke sel-T, meminta tanggapan, ledakan fagosom, mengatur protein bebas di dalam sel dendritik. Di sana, protein dipotong menjadi fragmen kecil yang berjalan ke permukaan sel dendritik dan disajikan ke sel-T. Para peneliti menemukan bahwa kunci dari mekanisme ini adalah reseptor yang disebut DNGR-1.

Caetano Reis e Sousa, penulis dan pemimpin kelompok Laboratorium Imunobiologi di Crick mengatakan: “Selama beberapa dekade telah ada pertanyaan tentang bagaimana protein dalam fagosom keluar untuk dipotong dan disajikan pada permukaan sel dendritik. mengerjakan ini selama bertahun-tahun sehingga sangat menarik untuk akhirnya memiliki bukti reseptor spesifik yang memberi sinyal agar fagosom meledak.

“Pemahaman yang lebih baik tentang proses ini, yang merupakan dasar dari sistem kekebalan kita, dapat mengarah pada cara-cara baru untuk mengeksploitasi pertahanan alami tubuh kita melawan infeksi dan kanker.”

Para peneliti terus mempelajari proses ini secara rinci untuk mengetahui lebih lanjut tentang mekanisme yang tepat dan mengumpulkan penjelasan rinci tentang nasib protein, dari sel mati hingga sel dendritik.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Institut Francis Crick. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Lagu Togel

Author Image
adminProzen