Kawasan Industri Kini Dikembangkan Sebagai Hot Spot Corona
Amethi

Kawasan Industri Kini Dikembangkan Sebagai Hot Spot Corona

mendengar berita

Gauriganj (Amethi). Laju infeksi corona meningkat pesat di kabupaten tersebut. Kawasan Industri Jagdishpur di distrik ini berubah menjadi titik panas korona akhir-akhir ini. Dengan BHEL dan Perusahaan Pupuk Indogulf beroperasi di Jagdishpur sendiri, jumlah pasien meningkat di kampus HAL. Dalam 15 hari, jumlah penderita corona di kabupaten itu bertambah menjadi 107 orang. Semuanya diisolasi di rumah.
Kawasan Industri Jagdishpur berubah menjadi hot spot korona. Saat ini, tujuh ditemukan terinfeksi di perusahaan BHEL yang beroperasi di daerah dan kota dan tiga di Perusahaan Pupuk Indogulf. Jumlah yang terinfeksi juga meningkat menjadi empat di perusahaan HAL yang berlokasi di Korwa Munshiganj. Pada 29 Desember, setelah dua terinfeksi, proses kasus positif telah melewati angka seratus dan mencapai 107 dalam 15 hari.
Begitu laporan positif dari Dinas Kesehatan, Tim Reaksi Cepat daerah itu segera dikirim ke rumah dan desa yang terjangkit. Petugas kesehatan yang menjangkau rumah orang yang terinfeksi dan mengisolasi mereka di rumah juga memberikan mereka kit corona. Pengambilan sampel juga dilakukan di seluruh desa bersama keluarga tersebut. Saat ini, tidak ada orang yang terinfeksi lainnya yang ditemukan dalam keluarga yang terinfeksi sejauh ini. Dari yang terinfeksi sejauh ini, 34 ditemukan tanpa gejala, sedangkan sisanya memiliki gejala ringan.
Penanggung jawab toko CMSD Dr. Rajiv Saurabh menginformasikan bahwa jumlah yang cukup dari kit korona tersedia di distrik tersebut. Sejauh ini, 95.480 kit untuk orang dewasa dan 30.008 kit untuk anak-anak telah diberikan kepada semua pengawas Puskesmas termasuk rumah sakit kabupaten. Bahkan setelah ini, 50 ribu kit hadir di tokonya. Kit berisi semua obat yang berhubungan dengan corona termasuk Azitromisin, Ivar Mectin, Paracetamol, Vitamin-C, Zinc dan Doxycycline.
Menurut Nodal ACMO Corona, dr Ram Prasad, proses pertemuan pasien positif corona sudah dimulai di kabupaten itu sejak 29 Desember. Dua masing-masing pada 29 dan 30 Desember, satu pada 31, satu pada Januari, dua pada empat, tiga pada lima, dua pada enam, tujuh pada sepuluh, delapan pada 11, sembilan pada tiga, sepuluh pada 12, 11 pada 31, 12 memiliki telah ditemukan terinfeksi pada 13 dan pada 13 Januari 14. Dikatakan bahwa Tim Reaksi Cepat yang dibentuk di seluruh Puskesmas telah diaktifkan. Begitu informasi diterima, setelah sampai di rumah yang terinfeksi, mereka dipantau setiap hari, bersama dengan mengisolasi rumah yang terinfeksi, memberikan informasi rinci tentang penyelamatan kepada mereka dan keluarga mereka.

Gauriganj (Amethi). Laju infeksi corona meningkat pesat di kabupaten tersebut. Kawasan Industri Jagdishpur di distrik ini berubah menjadi titik panas korona akhir-akhir ini. Dengan BHEL dan Perusahaan Pupuk Indogulf beroperasi di Jagdishpur sendiri, jumlah pasien meningkat di kampus HAL. Dalam 15 hari, jumlah penderita corona di kabupaten itu bertambah menjadi 107 orang. Semuanya diisolasi di rumah.

Kawasan Industri Jagdishpur berubah menjadi hot spot korona. Saat ini, tujuh ditemukan terinfeksi di perusahaan BHEL yang beroperasi di daerah dan kota dan tiga di Perusahaan Pupuk Indogulf. Jumlah yang terinfeksi juga meningkat menjadi empat di perusahaan HAL yang berlokasi di Korwa Munshiganj. Pada 29 Desember, setelah dua terinfeksi, proses kasus positif telah melewati angka seratus dan mencapai 107 dalam 15 hari.

Begitu laporan positif dari Dinas Kesehatan, Tim Reaksi Cepat daerah itu segera dikirim ke rumah dan desa yang terjangkit. Petugas kesehatan yang menjangkau rumah orang yang terinfeksi dan mengisolasi mereka di rumah juga memberikan mereka kit corona. Pengambilan sampel juga dilakukan di seluruh desa bersama keluarga tersebut. Saat ini, tidak ada orang yang terinfeksi lainnya yang ditemukan dalam keluarga yang terinfeksi sejauh ini. Dari yang terinfeksi sejauh ini, 34 ditemukan tanpa gejala, sedangkan sisanya memiliki gejala ringan.

Penanggung jawab toko CMSD Dr. Rajiv Saurabh menginformasikan bahwa jumlah yang cukup dari kit korona tersedia di distrik tersebut. Sejauh ini, 95.480 kit untuk orang dewasa dan 30.008 kit untuk anak-anak telah diberikan kepada semua pengawas Puskesmas termasuk rumah sakit kabupaten. Bahkan setelah ini, 50 ribu kit hadir di tokonya. Kit berisi semua obat yang berhubungan dengan corona termasuk Azitromisin, Ivar Mectin, Paracetamol, Vitamin-C, Zinc dan Doxycycline.

Menurut Nodal ACMO Corona, dr Ram Prasad, proses pertemuan pasien positif corona sudah dimulai di kabupaten itu sejak 29 Desember. Dua masing-masing pada 29 dan 30 Desember, satu pada 31, satu pada Januari, dua pada empat, tiga pada lima, dua pada enam, tujuh pada sepuluh, delapan pada 11, sembilan pada tiga, sepuluh pada 12, 11 pada 31, 12 memiliki telah ditemukan terinfeksi pada 13 dan pada 13 Januari 14. Dikatakan bahwa Tim Reaksi Cepat yang dibentuk di seluruh Puskesmas telah diaktifkan. Begitu informasi diterima, setelah sampai di rumah yang terinfeksi, mereka dipantau setiap hari, bersama dengan mengisolasi rumah yang terinfeksi, memberikan informasi rinci tentang penyelamatan kepada mereka dan keluarga mereka.

Posted By : hk prize