Orgasme yang Segera Terjadi Pada Wanita Berhubungan Dengan Kaki Gelisah - ScienceDaily

Label nutrisi ‘Front of package’ meningkatkan kualitas nutrisi – ScienceDaily


Sebuah studi baru yang menganalisis data selama 16 tahun pada puluhan ribu produk menemukan bahwa penerapan data nutrisi pada label “front of package” (FOP) dikaitkan dengan peningkatan kandungan nutrisi dari makanan tersebut dan pesaing mereka.

“Kami ingin tahu apakah perusahaan makanan menanggapi peningkatan minat publik pada makanan yang lebih sehat,” kata Rishika Rishika, salah satu penulis studi dan profesor pemasaran di Poole College of Management, North Carolina State University. “Dengan kata lain, apakah pasar mendorong perubahan nutrisi produk makanan? Dan bukti menunjukkan bahwa inilah yang sebenarnya terjadi.”

Untuk studi ini, para peneliti mengevaluasi data nutrisi pada 44 kategori produk makanan dari tahun 1996 hingga 2011. Secara keseluruhan, para peneliti melihat data pada 21.096 produk, mewakili 9.083 merek, yang mencakup segala hal mulai dari energy bar hingga sup.

Secara khusus, para peneliti mengevaluasi apakah ada dampak ketika produk mengadopsi label nutrisi FOP gaya “Fakta di Depan”. Facts Up Front adalah program pelabelan nutrisi sukarela yang diadopsi oleh industri makanan. Produsen yang berpartisipasi dalam program ini mencantumkan kalori, lemak jenuh, gula, dan natrium per ukuran porsi produk makanan mereka pada label FOP yang relatif besar. Produk masih membawa panel informasi nutrisi yang diamanatkan di bagian belakang kemasan.

Untuk menentukan apakah program FOP sukarela telah mempengaruhi kandungan nutrisi produk makanan, para peneliti melihat secara khusus pada dua hal. Untuk kategori makanan di mana setidaknya satu produk telah mengadopsi pelabelan FOP, para peneliti mengevaluasi perbedaan kualitas nutrisi dari semua produk dalam kategori tersebut baik sebelum dan setelah produk mengadopsi label FOP. Perbedaan ini juga dibandingkan dengan kategori makanan di mana tidak ada produk yang mengadopsi pelabelan dan yang berfungsi sebagai kelompok kontrol.

Para peneliti menghitung kandungan nutrisi produk menggunakan model Profil Gizi, yang mencakup sejumlah nutrisi, seperti gula, lemak, natrium, protein, dan serat.

Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang jelas antara pelabelan FOP dan perubahan kandungan nutrisi produk makanan. Dan ada lima faktor yang dikaitkan dengan keberadaan label FOP yang berdampak lebih besar pada nutrisi:

  • Merek premium lebih meningkatkan kualitas nutrisi dibandingkan merek non-premium dalam kategori yang sama;
  • Merek yang memiliki lini produk yang lebih sempit, yang berarti mereka menghasilkan lebih sedikit produk daripada merek lain, meningkatkan kualitas gizi;
  • Produk dalam kategori yang secara umum tidak sehat, seperti makanan ringan, menunjukkan respons yang lebih jelas;
  • Makanan dalam kategori “lebih kompetitif”, artinya makanan yang memiliki banyak pesaing pada titik harga berbeda, menunjukkan respons yang lebih jelas; dan
  • Produk yang telah mengadopsi label FOP menunjukkan kualitas gizi yang lebih baik.

Para peneliti juga menemukan bahwa ada perubahan nyata dalam kandungan nutrisi yang dipilih oleh program FOP “Fakta di Depan”.

Di semua kategori makanan di mana setidaknya beberapa produk mengadopsi label FOP, terjadi pengurangan kalori sebesar 12,5%; 12,97% penurunan lemak jenuh; 12,62% pengurangan gula; dan 3,74% pengurangan natrium.

“Kami telah berhipotesis bahwa ketika informasi nutrisi ditandai dengan jelas di bagian depan kemasan, maka konsumen akan lebih cenderung mempertimbangkannya saat memutuskan apa yang akan dibeli,” kata Rishika. “Hal ini pada gilirannya akan menimbulkan tekanan persaingan pada merek lain dalam kategori tersebut untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas gizi produknya.

“Fakta bahwa efek pelabelan FOP paling menonjol untuk variabel nutrisi pada label FOP mendukung teori kami,” kata Rishika. “Dan fakta bahwa efeknya lebih kuat untuk merek yang mengadopsi pelabelan FOP juga mendukung hipotesis tersebut.”

Para peneliti memiliki beberapa pesan yang bisa dibawa pulang.

“Bagi konsumen, kami menemukan bahwa kehadiran label FOP Fact Up Front pada kemasan umumnya berarti bahwa produk tersebut memiliki profil nutrisi yang lebih baik daripada produk pesaing yang tidak memiliki label FOP,” kata Rishika.

Lebih luas lagi, temuan ini menunjukkan bahwa pelabelan nutrisi sukarela yang sangat terlihat dapat menjadi alat yang efektif untuk mendorong perubahan di tingkat industri.

“Namun, masih belum jelas aspek program mana yang lebih penting,” kata Rishika. “Apakah fakta bahwa program ini bersifat sukarela lebih penting, karena membantu konsumen mengidentifikasi merek yang memilih untuk berbagi informasi nutrisi di depan kemasan? Atau fakta bahwa pelabelan FOP lebih penting, hanya karena informasinya lebih banyak terlihat jelas? Itu adalah pertanyaan untuk penelitian di masa depan. “

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Result SGP