Larva lalat tentara hitam sebagai protein alternatif bagi manusia lapar – ScienceDaily

Larva lalat tentara hitam sebagai protein alternatif bagi manusia lapar – ScienceDaily


Ini mungkin tampak agak sulit untuk ditelan, tetapi larva lalat pemakan limbah bisa menjadi sumber protein alternatif baru bagi manusia, menurut seorang ilmuwan University of Queensland.

Profesor Louw Hoffman mengatakan larva lalat tentara hitam, yang sudah digunakan untuk pakan ternak, adalah protein berkualitas tinggi.

“Sama seperti daging, ia mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan manusia untuk kesehatan,” kata Profesor Hoffman.

“Larva lebih kaya seng dan zat besi daripada daging tanpa lemak, dan kandungan kalsiumnya setinggi susu.”

“Komposisi nutrisinya membuat mereka menjadi pesaing yang menarik sebagai alternatif daging, dan hingga saat ini mereka telah menunjukkan potensi mereka untuk menggantikan sebagian daging dalam roti burger dan sosis Wina.”

Profesor Hoffman mengatakan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa dua miliar orang di seluruh dunia sudah makan serangga secara teratur sebagai bagian dari makanan mereka.

“Faktor terbesar yang mencegah protein lalat digunakan dalam pasokan makanan kami adalah penerimaan serangga sebagai makanan oleh konsumen Barat,” katanya.

“Kami akan makan susu kacang atau gandum, bahkan daging yang ditanam di laboratorium, tapi serangga tidak ada dalam menu Barat.”

Profesor Hoffman telah mempelajari rintangan yang perlu diatasi sebelum lalat dapat langsung memasuki rantai pasokan makanan manusia.

“Sudah banyak penelitian yang dilakukan terhadap larva lalat black soldier sebagai pakan ternak, tapi kita perlu memastikan kita mengatasi masalah keamanan sebelum bisa mendapatkan kaki sebagai makanan manusia,” katanya.

“Ini termasuk memahami profil nutrisi lalat yang berbeda pada tahap-tahap penting pertumbuhannya, dan cara terbaik untuk memproses lalat untuk mempertahankan nilai nutrisinya.

“Sementara lalat dapat membersihkan limbah beracun termasuk logam berat, lalat juga merekomendasikan agar makanan manusia diberi sumber limbah organik yang bersih.”

Selain profil nutrisinya, Profesor Hoffman mengatakan ada alasan lingkungan yang kuat bagi manusia untuk memakan larva lalat.

Diperkirakan kurang dari setengah hektar larva lalat prajurit hitam dapat menghasilkan lebih banyak protein daripada sapi yang merumput di sekitar 1.200 hektar ternak, atau 52 hektar kedelai.

“Jika peduli terhadap lingkungan, maka Anda harus mempertimbangkan dan mau makan protein serangga,” ujarnya.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas Queensland. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Result SGP

Author Image
adminProzen