Peneliti mengembangkan perangkat diagnostik cetak 3-D yang dapat dengan cepat mendeteksi anemia – ScienceDaily

Peneliti mengembangkan perangkat diagnostik cetak 3-D yang dapat dengan cepat mendeteksi anemia – ScienceDaily


Mengidentifikasi kelainan darah mungkin semudah menjalankan sampel darah dari tusukan jari di bawah smartphone. Itulah konsep di balik perangkat biomedis baru yang dikembangkan oleh peneliti Kansas State University.

Kim Plevniak, mahasiswa magister teknik biologi dan pertanian di kampus Olathe Kansas State University, dan Mei He, asisten profesor teknik biologi dan pertanian, sedang mengerjakan perangkat tempat perawatan berbiaya rendah untuk digunakan di rumah. Perangkat tempat perawatan memberikan hasil yang cepat dan mudah dipahami pengguna dari tes yang dilakukan di luar laboratorium, seperti tes glukosa darah atau tes kehamilan.

Perangkat ini dibuat dengan printer 3-D dan dirancang untuk mendeteksi anemia bagi individu yang memiliki akses terbatas ke perawatan kesehatan, seperti mereka yang tinggal di negara berkembang. Anemia adalah suatu kondisi dimana darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk mengangkut oksigen ke organ-organ tubuh. Ini mempengaruhi 2 miliar orang di seluruh dunia, termasuk lebih dari setengah anak prasekolah dan wanita hamil di negara berkembang dan setidaknya 30 persen anak-anak dan wanita di negara industri.

“Anemia adalah kondisi yang sangat umum di negara berkembang meskipun mudah diobati dengan suplemen zat besi atau vitamin dan dapat dicegah dengan pola makan yang sehat,” kata Plevniak. “Seringkali di negara-negara berkembang ini orang akan memiliki akses yang lebih mudah ke smartphone daripada ke dokter dan profesional medis terlatih.”

Plevniak telah menghabiskan hampir satu tahun merancang perangkat prototipe murah dan menguji yang memanfaatkan akses ponsel cerdas.

Perangkat ini terdiri dari slide plastik bening cetak 3-D berisi mikrofluida yang menempel di smartphone. Pengguna menambahkan setetes darah mereka ke slide, yang digunakan untuk tes berbasis skala warna. Hasil tes diproduksi dalam waktu kurang dari 60 detik dan dapat dibaca menggunakan smartphone, kata Plevniak.

Para peneliti sedang mengembangkan aplikasi pendamping dengan Steve Warren, profesor teknik listrik dan komputer di Kansas State University, yang dapat mengelola data dari sampel darah dan bahkan mengirimkan hasilnya ke dokter.

Plevniak dan Dia baru-baru ini menerima persetujuan untuk mulai menerima dan menguji sampel pasien dari University of Kansas Medical Center. Ini akan membantu para peneliti mengoptimalkan perangkat untuk mendiagnosis berbagai tingkat anemia dalam darah manusia.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Kansas State University. Asli ditulis oleh Greg Tammen. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Keluaran SGP

Author Image
adminProzen