penggantian otot lengkap dan gerakan yang dicapai pada model tikus – ScienceDaily

penggantian otot lengkap dan gerakan yang dicapai pada model tikus – ScienceDaily


Ketika kita merobek otot, “sel induk di dalamnya memperbaiki masalah. Kita dapat melihat ini terjadi tidak hanya pada penyakit pemborosan otot yang parah seperti distrofi otot dan pada veteran perang yang selamat dari cedera anggota tubuh yang parah, tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari ketika kita tarik otot.

Juga ketika kita menua dan menjadi lemah kita kehilangan banyak otot kita dan sel-sel induk kita tampaknya tidak dapat bekerja sebaik kita menua.

Sel induk otot ini adalah mesin tak terlihat yang mendorong pertumbuhan dan perbaikan jaringan setelah cedera semacam itu. Tetapi menumbuhkan sel-sel ini di laboratorium dan kemudian menggunakannya untuk menggantikan otot yang rusak sangatlah sulit.

Para peneliti di Australian Regenerative Medicine Institute di Monash University di Melbourne, Australia telah menemukan faktor yang memicu sel punca otot ini untuk berkembang biak dan menyembuhkan. Pada model tikus dengan kerusakan otot yang parah, suntikan protein yang terjadi secara alami ini menyebabkan regenerasi otot yang lengkap dan kembalinya gerakan normal setelah trauma otot yang parah.

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Peter Currie, Direktur Institut Pengobatan Regeneratif Australia Universitas Monash, diterbitkan hari ini di Alam.

Para ilmuwan mempelajari regenerasi otot rangka pada ikan zebra, dengan cepat menjadi model hewan untuk studi regenerasi sel induk karena tetapi ikan cepat bereproduksi, lebih mudah dimanipulasi secara eksperimental, dan berbagi setidaknya 70 persen gennya dengan manusia. . Ini juga transparan yang memungkinkan para ilmuwan untuk menyaksikan regenerasi sebenarnya pada otot yang hidup.

Dengan mempelajari sel-sel yang bermigrasi ke cedera otot pada ikan ini, para ilmuwan mengidentifikasi sekelompok sel kekebalan, yang disebut makrofag, yang tampaknya berperan dalam memicu sel induk otot untuk beregenerasi. “Apa yang kami lihat adalah makrofag benar-benar memeluk sel induk otot, yang kemudian mulai membelah dan berkembang biak. Begitu mereka memulai proses ini, makrofag akan bergerak dan berpelukan lalu sel induk otot berikutnya, dan segera lukanya akan sembuh,”? Profesor Currie berkata

Makrofag adalah sel yang berkumpul di tempat cedera atau infeksi di tubuh, membuang kotoran dan mempercepat penyembuhan. “Mereka adalah awak pembersih sistem kekebalan,” kata Profesor Currie.

Telah lama diperkirakan bahwa dua jenis makrofag ada di dalam tubuh: makrofag yang bergerak ke luka dengan cepat dan membuang kotoran, dan makrofag yang datang lebih lambat dan bertahan melakukan pembersihan jangka panjang.

Namun, tim peneliti menemukan bahwa sebenarnya ada delapan jenis makrofag yang berbeda secara genetik di lokasi cedera, dan satu jenis, khususnya, adalah “pelukan”. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa makrofag yang penuh kasih sayang ini melepaskan zat yang disebut NAMPT.

Dengan menghilangkan makrofag ini dari ikan zebra dan menambahkan NAMPT ke air akuarium, para ilmuwan menemukan bahwa mereka dapat merangsang sel induk otot untuk tumbuh dan menyembuhkan “secara efektif menggantikan kebutuhan makrofag.”

Eksperimen terbaru yang penting menempatkan tambalan hidrogel yang berisi NAPMT ke dalam model tikus yang mengalami pemborosan otot parah menyebabkan apa yang oleh Profesor Currie disebut penggantian otot yang rusak secara signifikan. Para peneliti sekarang sedang berdiskusi dengan sejumlah perusahaan bioteknologi tentang membawa NAMPT ke uji klinis untuk penggunaan senyawa ini dalam pengobatan penyakit otot dan cedera.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas Monash. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Lagu Togel

Author Image
adminProzen