Perut Besar Dan Obesitas Terkait Dengan Peningkatan Risiko Sindrom Kaki Gelisah – ScienceDaily

Perut Besar Dan Obesitas Terkait Dengan Peningkatan Risiko Sindrom Kaki Gelisah – ScienceDaily

[ad_1]

Sebuah studi baru menunjukkan obesitas dan perut besar tampaknya meningkatkan risiko mengembangkan sindrom kaki gelisah (RLS), gangguan tidur umum yang ditandai dengan dorongan yang tak tertahankan untuk menggerakkan kaki. Penelitian ini diterbitkan pada 7 April 2009, edisi cetak Neurologi.

Diperkirakan 5-10 persen orang dewasa di Amerika Serikat mengidap RLS dan gangguan tersebut seringkali berdampak besar pada tidur, aktivitas sehari-hari, dan kualitas hidup.

Untuk penelitian ini, peneliti menanyai 65.554 wanita dan 23.119 pria, semuanya adalah profesional kesehatan yang mengambil bagian dalam Health Professionals Follow-Up Study atau Nurses ‘Health Study II. Tidak ada peserta yang menderita diabetes, radang sendi, atau sedang hamil. Dari kelompok tersebut, 6,4 persen perempuan dan 4,1 persen laki-laki diidentifikasi mengalami RLS.

Penelitian menemukan pria dan wanita dengan indeks massa tubuh (BMI) skor lebih dari 30 hampir satu setengah kali lebih mungkin untuk memiliki RLS dibandingkan orang yang tidak obesitas.

Selain itu, orang-orang yang berada di 20 persen teratas dari kelompok untuk lingkar pinggang tertinggi lebih dari satu setengah kali lebih mungkin untuk memiliki RLS daripada 20 persen terbawah dari kelompok dengan ukuran perut paling rendah. Hasilnya sama tanpa memandang usia, merokok, penggunaan antidepresan atau kecemasan.

“Hasil ini mungkin penting karena obesitas merupakan faktor risiko yang dapat dimodifikasi yang menjadi semakin umum di AS,” kata penulis studi Xiang Gao, MD, PhD, dari Harvard School of Public Health di Boston. “Lebih banyak penelitian diperlukan untuk memastikan apakah obesitas menyebabkan RLS dan apakah mempertahankan skor BMI yang rendah dan ukuran pinggang yang kecil dapat membantu mencegah RLS.”

Gao mengatakan beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang gemuk memiliki tingkat reseptor dopamin yang lebih rendah di otak. “Karena penurunan fungsi dopamin diyakini memainkan peran penting dalam RLS juga, ini bisa menjadi penghubung antara keduanya.” Dopamin adalah bahan kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh yang mengirimkan sinyal antar sel saraf.

Studi ini didukung oleh dana dari National Institutes of Health dan National Institute of Neurological Disorders and Stroke.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Akademi Neurologi Amerika. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Data SGP

Author Image
adminProzen