Protein penyehat jantung dari dedak tanaman sereal – ScienceDaily

Protein penyehat jantung dari dedak tanaman sereal – ScienceDaily

[ad_1]

Milet buntut rubah adalah rumput tahunan yang ditanam secara luas sebagai tanaman sereal di beberapa bagian India, Cina, dan Asia Tenggara. Penggilingan biji-bijian menghilangkan lapisan luar yang keras, atau dedak, dari sisa biji. Sekarang, para peneliti telah mengidentifikasi protein dalam dedak ini yang dapat membantu mencegah aterosklerosis pada tikus yang secara genetik rentan terhadap penyakit tersebut. Mereka melaporkan hasil mereka di ACS ‘ Jurnal Kimia Pertanian dan Pangan.

Aterosklerosis, atau penyempitan arteri karena penumpukan plak, adalah penyebab utama penyakit jantung dan stroke. Plak terbentuk ketika sel-sel kekebalan yang disebut monosit mengambil kolesterol lipoprotein densitas rendah teroksidasi (ox-LDL) di dinding arteri. Sel-sel ini kemudian mengeluarkan sitokin pro-inflamasi, menyebabkan sel otot polos aorta bermigrasi ke lokasi tersebut. Akhirnya, plak yang terdiri dari kolesterol, sel dan bentuk zat lainnya. Obat yang disebut statin dapat mengobati aterosklerosis dengan menurunkan kadar LDL, tetapi beberapa orang menderita efek samping. Zhuoyu Li dan rekan sebelumnya mengidentifikasi protein dalam dedak millet buntut rubah yang menghambat migrasi sel kanker usus besar. Mereka bertanya-tanya apakah protein, yang disebut foxtail millet bran peroksidase (FMBP), juga dapat membantu mencegah aterosklerosis.

Untuk mengetahuinya, para peneliti merawat sel otot polos aorta manusia dan monosit di cawan petri dengan FMBP. Protein millet mengurangi penyerapan lipid oleh kedua jenis sel dan mengurangi migrasi sel otot polos. Pada monosit, pengobatan FMBP memblokir ekspresi dua protein utama yang terlibat dalam aterosklerosis. Selanjutnya, tim memberi makan tikus yang secara genetik cenderung aterosklerosis diet tinggi lemak. Tikus yang kemudian diobati dengan FMBP atau statin memiliki plak yang jauh lebih sedikit daripada tikus yang tidak diobati. Tikus yang diobati dengan FMBP juga mengalami peningkatan kadar kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL) dalam darah, “kolesterol baik”. Berdasarkan hasil ini, FMBP adalah produk alami dengan potensi besar dalam pencegahan dan pengobatan aterosklerosis, kata para peneliti.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh American Chemical Society. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Data HK

Author Image
adminProzen