Orgasme yang Segera Terjadi Pada Wanita Berhubungan Dengan Kaki Gelisah - ScienceDaily

Serat nano multispun sentrifugal memberikan putaran baru pada masker COVID-19 – ScienceDaily


Peneliti KAIST telah mengembangkan teknik produksi serat nano baru yang disebut ‘multispinning sentrifugal’ yang akan membuka pintu untuk produksi massal serat nano polimer kinerja tinggi yang aman dan hemat biaya. Teknik baru ini, yang telah menunjukkan tingkat produksi serat nano 300 kali lebih tinggi per jam daripada metode electrospinning konvensional, memiliki banyak aplikasi potensial termasuk pengembangan filter masker wajah untuk perlindungan virus corona.

Serat nano membuat filter masker wajah yang baik karena interaksi mekanisnya dengan partikel aerosol memberi mereka kemampuan yang lebih besar untuk menangkap lebih dari 90% partikel berbahaya seperti debu halus dan tetesan yang mengandung virus.

Dampak pandemi COVID-19 semakin mempercepat meningkatnya permintaan dalam beberapa tahun terakhir untuk jenis masker wajah yang lebih baik. Filter masker berbasis nanofiber polimer yang dapat lebih efektif memblokir partikel berbahaya juga memiliki permintaan yang lebih tinggi saat pandemi berlanjut.

‘Electrospinning’ telah menjadi proses umum yang digunakan untuk menyiapkan serat nano polimer yang halus dan seragam, tetapi dalam hal keamanan, efektivitas biaya, dan produksi massal, ini memiliki beberapa kelemahan. Metode electrospinning memerlukan medan listrik tegangan tinggi dan target penghantar listrik, dan ini menghalangi produksi massal polimer nanofibers yang aman dan hemat biaya.

Menanggapi kekurangan ini, ‘pemintalan sentrifugal’ yang menggunakan gaya sentrifugal daripada tegangan tinggi untuk menghasilkan serat nano polimer telah disarankan sebagai alternatif yang lebih aman dan hemat biaya untuk penyematan listrik. Skalabilitas yang mudah adalah keuntungan lain, karena teknologi ini hanya membutuhkan spinneret dan kolektor yang berputar.

Namun, karena teknologi pemintalan berbasis gaya sentrifugal yang ada hanya menggunakan pemintal berputar tunggal, produktivitas menjadi terbatas dan tidak jauh lebih tinggi daripada beberapa teknologi penjepit elektrik canggih seperti ‘penjepit elektrik multi-nosel’ dan ‘penjepit elektrik tanpa lubang.’ Masalah ini tetap ada meskipun ukuran spinneret dinaikkan.

Terinspirasi oleh keterbatasan ini, tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Do Hyun Kim dari Departemen Teknik Kimia dan Biomolekuler di KAIST mengembangkan pemintal multispinning sentrifugal dengan produksi massal, dengan membagi pemintal yang berputar menjadi tiga sub-disk. Kajian ini diterbitkan sebagai artikel sampul depan dari Surat Makro ACS, Volume 10, Edisi 3 di Maret 2021.

Menggunakan pemintal multispinning sentrifugal baru dengan tiga sub-disk, penulis utama dari makalah kandidat PhD Byeong Eun Kwak dan rekan peneliti Hyo Jeong Yoo dan Eungjun Lee mendemonstrasikan produksi skala gram dari berbagai serat nano polimer dengan tingkat produksi maksimum naik hingga 25 gram per jam, yang kira-kira 300 kali lebih tinggi daripada sistem electrospinning konvensional. Laju produksi hingga 25 gram serat nano polimer per jam sesuai dengan laju produksi sekitar 30 filter masker wajah per hari dalam sistem manufaktur skala laboratorium.

Dengan mengintegrasikan serat nano polimer yang diproduksi secara massal ke dalam bentuk jaringan serat multi-komponen, para peneliti dapat membuat filter masker yang memiliki kinerja filtrasi yang sebanding dengan filter yang digunakan dalam masker wajah KF80 dan KF94 yang saat ini tersedia di pasar Korea. . Masker KF80 dan KF94 telah disetujui oleh Kementerian Keamanan Makanan dan Obat Korea untuk menyaring setidaknya 80% dan 94% partikel berbahaya.

“Ketika sistem kami ditingkatkan dari skala lab ke skala industri, produksi skala besar dari serat nano polimer multispun sentrifugal akan dimungkinkan, dan biaya filter masker wajah berbasis serat nano polimer juga akan diturunkan secara dramatis,” Kwak menjelaskan.

Pekerjaan ini didukung oleh Program Penelitian Singularitas Global yang didanai KAIST untuk tahun 2020.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Lagu Togel