Temuan studi tikus menunjukkan sistem opioid bertanggung jawab atas efek terapi hormon pada konsumsi gula – ScienceDaily

Temuan studi tikus menunjukkan sistem opioid bertanggung jawab atas efek terapi hormon pada konsumsi gula – ScienceDaily

[ad_1]

Estradiol adalah terapi estrogen yang biasa diresepkan. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa tikus yang diberi hormon mengalami peningkatan konsumsi gula. Tetapi menurut penelitian baru, memblokir reseptor opioid tubuh dapat membalikkan efek ini. Penemuan ini akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Physiological Society (APS) di Experimental Biology 2019 di Orlando, Fla.

Estradiol adalah hormon estrogen yang terjadi secara alami dan obat umum yang digunakan dalam berbagai perawatan hormon, seperti terapi hormon menopause dan pengendalian kelahiran. Penelitian sebelumnya oleh tim peneliti menemukan pemberian pengganti estradiol pada tikus model menopause menyebabkan tikus lebih banyak mengkonsumsi larutan gula yang ditawarkan.

Karena sistem opioid diketahui berkontribusi pada makanan yang sangat enak dimakan secara berlebihan, para peneliti memutuskan untuk memeriksa perannya dalam dampak estradiol pada asupan gula. Tikus diberi perlakuan baik estradiol atau kontrol. Para peneliti kemudian secara terus menerus memasukkan naltrexone pada tikus, yang memblokir reseptor opioid, atau saline. Dalam percobaan kedua, tim peneliti menyuntikkan naltrexone atau DAMGO, senyawa sintetis yang menstimulasi sistem opioid, ke area otak yang berhubungan dengan reward (nukleus accumbens). Pada percobaan pertama, pengobatan naltrexone membalikkan peningkatan konsumsi gula terkait estradiol. Injeksi DAMGO merangsang asupan gula pada tikus perlakuan dan kontrol, tetapi efeknya lebih kecil pada tikus yang diberi estradiol daripada pada tikus kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa sistem opioid berperan dalam peningkatan asupan gula yang diinduksi oleh estrogen, tetapi reseptor opioid dalam nukleus accumbens tidak mungkin terlibat langsung dalam peningkatan asupan gula yang diinduksi oleh estrogen.

Penulis utama Kurumi Iida mencatat bahwa temuan ini menunjukkan bahwa asupan gula ekstra yang disebabkan oleh estradiol “mungkin dimediasi oleh sistem opioid.” Namun, lokasi potensial aksi untuk fenomena ini masih belum diketahui.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh American Physiological Society. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Data SGP

Author Image
adminProzen