Tidur membuat remaja tetap pada jalur untuk kesehatan mental yang baik – ScienceDaily

Tidur membuat remaja tetap pada jalur untuk kesehatan mental yang baik – ScienceDaily


Saat keluarga kembali ke tahun ajaran baru, para ahli tidur di University of South Australia mengingatkan orang tua tentang pentingnya remaja cukup tidur, memperingatkan mereka bahwa kurang tidur dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental mereka.

Dalam makalah penelitian baru, ahli tidur UniSA, Dr Alex Agostini dan Dr Stephanie Centofanti, mengkonfirmasi bahwa tidur secara intrinsik terkait dengan kesehatan mental, tetapi umumnya diabaikan oleh praktisi kesehatan sebagai faktor yang berkontribusi.

Dr Agostini mengatakan sangat penting bagi orang tua dan praktisi medis untuk menyadari hubungan dua arah antara tidur dan kesehatan mental, terutama di masa remaja.

“Tidur yang cukup penting bagi kita semua ¬¬- ini membantu kesehatan fisik dan mental kita, meningkatkan kekebalan kita, dan memastikan kita dapat berfungsi dengan baik setiap hari,” kata Dr Agostini¬.

“Tetapi bagi remaja, tidur sangat penting karena mereka berada pada usia di mana mereka mengalami berbagai perubahan fisik, sosial, dan perkembangan, yang semuanya bergantung pada tidur yang cukup.

“Penelitian menunjukkan bahwa remaja membutuhkan setidaknya delapan jam tidur setiap malam. Tanpa ini, mereka kurang mampu menghadapi stres, seperti bullying atau tekanan sosial, dan berisiko mengembangkan masalah perilaku, serta kecemasan dan depresi. .

“Jika tidur turun menjadi kurang dari enam jam semalam, penelitian menunjukkan bahwa remaja dua kali lebih mungkin terlibat dalam perilaku berisiko seperti mengemudi yang berbahaya, mariyuana, penggunaan alkohol atau tembakau, perilaku seksual berisiko, dan aktivitas agresif atau berbahaya lainnya.”

Di Australia, hampir satu dari tujuh anak dan remaja (usia 4-17 tahun) akan mengalami gangguan kesehatan mental. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa sementara setengah dari semua kondisi kesehatan mental dimulai pada usia 14 tahun, kebanyakan kasus tidak terdeteksi dan tidak diobati.

Rekan peneliti, Dr Centofanti mengatakan, meskipun banyak faktor yang berkontribusi pada waktu tidur remaja yang lebih larut, teknologi adalah salah satu penyebab terbesar.

“Remaja menghabiskan banyak waktu di perangkat, baik itu mengirim pesan kepada teman, bermain game, atau menonton video, menggunakan teknologi hingga larut malam adalah salah satu pengganggu paling umum untuk tidur yang nyenyak. Penggunaan teknologi yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah kesehatan mental. untuk meningkatkan kecemasan, “kata Dr Centofanti.

“Penggunaan teknologi tidak hanya dapat membuat kita merasa cemas dan terjaga, tetapi cahaya biru yang dipancarkan dari teknologi menghambat produksi hormon tidur melatonin untuk menunda mulainya tidur secara alami. Ini bermasalah karena remaja sudah memiliki kecenderungan biologis untuk ingin tetap tinggal. bangun larut dan tidur.

“Untuk membuat perbedaan nyata bagi kesehatan mental remaja, baik orang tua maupun praktisi medis harus memahami bagaimana tidur dapat memengaruhi kesehatan mental pada remaja.”

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas Australia Selatan. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : Lagu Togel

Author Image
adminProzen