Tunggu Urea Habis, Stok Banyak Tiba Hari Ini
Amethi

Tunggu Urea Habis, Stok Banyak Tiba Hari Ini

mendengar berita

Gauriganj (Amethi). Para petani saat ini mengkhawatirkan pupuk urea untuk pemupukan tanaman setelah hujan di musim Rabi. Atas permintaan Departemen Pertanian, 1063 MT urea dari dua perusahaan sedang dikirim ke pemilik toko dari Sultanpur dan Rae Bareli Rack Point untuk didistribusikan dari toko-toko swasta pada hari Rabu atas permintaan Departemen Pertanian.
Tidak hanya itu, pada Kamis, 27 ratus metrik ton urea akan mencapai titik rake perusahaan IFFCO di stasiun Gauriganj. Setelah mendapatkan pasokan urea, akan dilakukan pengaturan distribusi. Setelah sawah tergenang air akibat hujan saat irigasi di bulan Januari, para petani belakangan ini disibukkan dengan pemupukan urea pada tanamannya. Dalam situasi seperti itu, petani menghadapi masalah karena tidak tersedianya urea pada komite tambahan pusat penjualan IFFCO.
Terhadap permintaan 30.692 metrik ton urea pada bulan Januari, sejauh ini telah disalurkan 19.534 metrik ton urea. Saat ini, seiring dengan pendistribusian stok sebanyak 25.271 metrik ton, Dinas Pertanian aktif memberikan pupuk urea kepada petani dengan harga tetap tepat waktu. Seiring dengan kelangkaan urea di kabupaten tersebut, Dinas Pertanian menuntut urea melalui pemerintah untuk memastikan ketersediaan urea tepat waktu kepada petani. Berdasarkan permintaan pada hari Rabu, 643 metrik ton Chambar Company dipasok di Sultanpur Rack Point dan 420 ton urea Uttarveer Company dipasok di Rae Bareli Rack Point.
Setelah mendapat pasokan, urea dipasok di toko-toko swasta. Tidak hanya itu, 27 ratus metrik ton urea untuk distrik dari perusahaan IFFCO akan mencapai titik rak yang terletak di Gauriganj pada hari Kamis. Setelah mendapatkan penggaruk urea, Departemen Pertanian akan memastikan pengaturan penjualan pada tingkat yang ditentukan berdasarkan Khatauni dan Aadhar melalui koperasi sarana PCF bersama dengan pusat penjualan IFFCO yang beroperasi di distrik tersebut.
Petugas Pertanian Distrik Akhilesh Pandey mengatakan bahwa tidak ada kekurangan urea di distrik tersebut. Ketersediaan urea telah dipastikan di gudang PCF serta outlet IFFCO serta outlet pribadi. Dinas Pertanian Kabupaten mengimbau para petani untuk tidak mengindahkan rumor tersebut, dengan mengatakan bahwa jika urea tidak diterima atau over rating, mereka diminta untuk menginformasikan ke 7983400613 atau 9450340403. Dishub mengatakan, sesuai kebutuhan Urea sebesar 36 ribu MT di bulan Januari, Urea sudah tersedia di kecamatan.

Gauriganj (Amethi). Para petani saat ini mengkhawatirkan pupuk urea untuk pemupukan tanaman setelah hujan di musim Rabi. Atas permintaan Departemen Pertanian, 1063 MT urea dari dua perusahaan sedang dikirim ke pemilik toko dari Sultanpur dan Rae Bareli Rack Point untuk didistribusikan dari toko-toko swasta pada hari Rabu atas permintaan Departemen Pertanian.

Tidak hanya itu, pada Kamis, 27 ratus metrik ton urea akan mencapai titik rake perusahaan IFFCO di stasiun Gauriganj. Setelah mendapatkan pasokan urea, akan dilakukan pengaturan pendistribusian. Para petani disibukkan dengan pemupukan urea akhir-akhir ini setelah lembab di ladang akibat hujan saat irigasi di bulan Januari. Dalam situasi seperti itu, petani menghadapi masalah karena tidak tersedianya urea pada komite tambahan pusat penjualan IFFCO.

Terhadap permintaan 30.692 metrik ton urea pada bulan Januari, sejauh ini telah disalurkan 19.534 metrik ton urea. Saat ini, seiring dengan pendistribusian stok sebanyak 25.271 metrik ton, Dinas Pertanian aktif memberikan pupuk urea kepada petani dengan harga tetap tepat waktu. Seiring dengan kelangkaan urea di kabupaten tersebut, Dinas Pertanian menuntut urea melalui pemerintah untuk memastikan ketersediaan urea tepat waktu kepada petani. Berdasarkan permintaan pada hari Rabu, 643 metrik ton Chambar Company dipasok di Sultanpur Rack Point dan 420 ton urea Uttarveer Company dipasok di Rae Bareli Rack Point.

Setelah mendapat pasokan, urea dipasok di toko-toko swasta. Tidak hanya itu, 27 ratus metrik ton urea untuk distrik dari perusahaan IFFCO akan mencapai titik rak yang terletak di Gauriganj pada hari Kamis. Setelah mendapatkan penggaruk urea, Departemen Pertanian akan memastikan pengaturan penjualan pada tingkat yang ditentukan berdasarkan Khatauni dan Aadhar melalui koperasi sarana PCF bersama dengan pusat penjualan IFFCO yang beroperasi di distrik tersebut.

Petugas Pertanian Distrik Akhilesh Pandey mengatakan bahwa tidak ada kekurangan urea di distrik tersebut. Ketersediaan urea telah dipastikan di gudang PCF serta outlet IFFCO serta outlet pribadi. Dinas Pertanian Kabupaten mengimbau para petani untuk tidak mengindahkan rumor tersebut, dengan mengatakan bahwa jika urea tidak diterima atau over rating, mereka diminta untuk menginformasikan ke 7983400613 atau 9450340403. Dishub mengatakan, sesuai kebutuhan Urea sebesar 36 ribu MT di bulan Januari, Urea sudah tersedia di kecamatan.

Posted By : hk prize