Variasi genetik bukan halangan dalam strategi gene drive untuk mengendalikan nyamuk – ScienceDaily

Variasi genetik bukan halangan dalam strategi gene drive untuk mengendalikan nyamuk – ScienceDaily


Penelitian baru dari ahli entomologi di UC Davis menghilangkan potensi hambatan dalam menggunakan teknologi “penggerak gen” CRISPR-Cas9 untuk mengendalikan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk seperti malaria, demam berdarah, demam kuning dan Zika.

Idenya adalah untuk menciptakan nyamuk rekayasa genetika (GEM) yang gagal berkembang biak, mengurangi populasi nyamuk, atau yang tahan membawa virus dan parasit penyebab penyakit. Nyamuk ini akan dibuat di laboratorium dan dilepaskan untuk kawin silang dengan nyamuk liar.

Di situlah teknologi penggerak gen berperan. Dengan menggunakan enzim Cas 9, para peneliti dapat memastikan bahwa gen baru yang dimodifikasi akan diwarisi oleh semua keturunan nyamuk saat mereka kawin dengan nyamuk liar.

Variasi genetik bukan menjadi kendala

Cas-9 bekerja dengan mengenali rangkaian DNA 23 basa. Sejumlah tim peneliti telah menunjukkan bahwa genom nyamuk membawa begitu banyak variasi urutan DNA sehingga sebagian besar populasi nyamuk liar hampir pasti akan resisten terhadap penggerak gen. Jika resistensi terhadap penggerak gen menguntungkan bagi nyamuk, maka strategi penggerak gen akan gagal, kata mereka.

Sebuah studi baru oleh Hanno Schmidt, Gregory Lanzaro dan rekannya di Vector Genetics Laboratory di UC Davis School of Veterinary Medicine, diterbitkan di Komunikasi Alam, menunjukkan bahwa bukan ini masalahnya. Setelah menganalisis genom ratusan nyamuk dari tiga spesies pembawa penyakit utama, mereka menyimpulkan bahwa 90 persen gen penyandi protein memiliki setidaknya satu urutan target Cas9 yang baik. Oleh karena itu, nyamuk tetap rentan terhadap strategi penggerak gen.

“Hasil kami menunjukkan bahwa keragaman genetik tingkat tinggi yang dibawa oleh populasi nyamuk di alam seharusnya tidak memengaruhi keberlanjutan strategi berdasarkan pengenalan gen penghambat patogen. Ini adalah berita bagus bagi mereka yang mengejar strategi GEM untuk pemberantasan malaria,” Kata Lanzaro.

Penulis tambahan di atas kertas adalah Travis Collier, Mark Hanemaaijer, Parker Houston dan Yoosook Lee, semuanya di Vector Genetics Laboratory. Pendanaan disediakan oleh UC Irvine Malaria Initiative, CDC dan NIH.

Sebagai bagian dari UC Irvine Malaria Initiative multi-kampus, tim UC Davis ditugaskan untuk mengembangkan strategi untuk memindahkan GEM dari laboratorium ke uji coba lapangan yang ada di lokasi di Afrika. Bagian utama dari pekerjaan ini adalah deskripsi genetika populasi nyamuk di lokasi yang diduga.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas California – Davis. Asli ditulis oleh Andy Fell. Catatan: Konten dapat diedit untuk gaya dan panjangnya.

Untuk Informasi Lebih lanjut silahkan Kunjungi : HK Prize

Author Image
adminProzen